Berusaha Bersungguh-Sungguh (Mujahadah)

 وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ

Artinya: “Dan orang-orang yang
 bermujahadah/jihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-‘Ankabut 29:69)

Pengertian Mujahadah

Istilah mujahadah berasal dari kata jahada-yujahidu-mujahadah-jihad yang berarti mencurahkan segala kemampuan (badzlu al-wus’i). Dalam konteks akhlaq, mujahadah adalah mencurahkan segala kemampuan untuk melepaskan diri dari segala hal yang menghambat pendekatan diri terhadap Allah SWT, baik hambatan yang bersifat internal maupun eksternal.

Hambatan internal datang dari jiwa yang mendorong untuk berbuat keburukan (nafsu amarah bi as-sui’), hawa nafsu yang tidak terkendali, dan kecintaan kepada dunia. Sedangkan hambatan eksternal datang dari syaithan, orang-orang kafir, munafik, dan para pelaku kemaksiatan dan kemungkaran.

Untuk mengatasi dan melawan semua hambatan (internal dan eksternal) tersebut diperlukan kemauan keras dan perjuangan yang sungguh-sungguh. Perjuangan yang sungguh-sungguh itulah yang disebut mujahadah. Apabila seseorang bermujahadah untuk mencari keridhaan Allah SWT, maka Allah berjanji akan menunjukkan jalan kepadanya guna mencapai tujuan tersebut.Mujahadah adalah istilah dalam Islam yang merujuk pada usaha atau perjuangan pendekatan diri menggapai Ridha Allah SWT.

Berusaha untuk mengikuti ajaran agama dengan lebih baik, menahan diri dari maksiat dan dosa. Upaya yang konsisten dan keras dalam meningkatkan ibadah, disiplin diri, dan keimanan. Mujahadah merupakan bagian dari jihad dalam konteks personal, yaitu jihad melawan hawa nafsu dan godaan duniawi.

Mujahadah merupakan upaya untuk menggapai ridha Allah SWT. Adalah amalan yang akan membuka pintu hidayah, seperti yang disampaikan Imam Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin," Mujahadah adalah kunci (pintu) hidayah, tidak ada kunci hidayah selain mujahadah."

Dengan mujahadah, insya Allah kita akan semakin dekat dengan Allah, sehingga segala keinginan pun cepat terkabul.

Tujuan Mujahadah:

Meningkatkan Iman: Mujahadah bertujuan untuk memperkuat keimanan seseorang dengan menjauhkan diri dari dosa dan meningkatkan ketaatan kepada Allah.

Mencapai Kesucian Jiwa: Dengan mengendalikan hawa nafsu dan godaan duniawi, seseorang berusaha mencapai kesucian dan kebersihan jiwa.

Memperoleh Ridha Allah: Upaya ini diharapkan dapat mendatangkan ridha (keridhaan) Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Mencapai Kebahagiaan Sejati: Mujahadah membantu seseorang mencapai kebahagiaan yang abadi dengan hidup sesuai dengan prinsip-prinsip agama.

Hikmah Mujahadah:

Kekuatan Karakter: Mujahadah melatih seseorang untuk menjadi lebih disiplin, kuat, dan tahan uji dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

Peningkatan Kualitas Ibadah: Usaha yang konsisten dalam mujahadah meningkatkan kualitas ibadah dan keikhlasan dalam beramal.

Penerimaan Diri: Dengan mujahadah, seseorang dapat lebih mengenal diri sendiri, mengatasi kelemahan, dan mengembangkan potensi yang baik.

Kehidupan yang Lebih Berarti: Mengarahkan diri menuju kehidupan yang lebih bermakna dan terarah sesuai dengan prinsip-prinsip agama.

Kedekatan dengan Allah: Dengan melaksanakan mujahadah, seseorang mempererat hubungannya dengan Allah dan meningkatkan rasa spiritual.

Secara keseluruhan, mujahadah adalah proses penting dalam perjalanan spiritual seorang Muslim untuk mencapai kehidupan 
yang lebih baik dan lebih dekat dengan Tuhan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AKHLAK LEBIH TINGGI DERAJATNYA DARIPADA ILMU

Peringati Hari Santri Tumbuhkan Semangat Kebersama'an

WASIAT RASUL TENTANG HALAL DAN HARAM